News

China dituduh ‘curang’ dengan hakim speed skating oleh Korea Selatan

Korea Selatan yang marah mengatakan akan mengajukan banding ke pengadilan tinggi olahraga karena “tidak adil” memimpin speed skating lintasan pendek di Olimpiade Musim Dingin Beijing setelah dua harapan medali emas didiskualifikasi.

Pada semifinal 1000m putra hari Senin, pemegang rekor dunia Hwang Dae-heon dan Lee June-seo masing-masing didiskualifikasi karena keterlambatan passing dan pergantian jalur, setelah berada di urutan pertama dan kedua dalam heat mereka.

Keputusan tersebut memungkinkan dua skater China untuk maju ke final, dengan negara tuan rumah mengumpulkan emas dan perak.

Komite Olahraga dan Olimpiade Korea (KSOC) mengatakan akan mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) “untuk meresmikan ketidakadilan keputusan ini”.

“Kami berencana melakukan yang terbaik untuk mencegah ketidakadilan terjadi pada atlet kami di komunitas seluncur es dan olahraga internasional,” kata KSOC dalam sebuah pernyataan.

Penalti membuat marah warga Korea Selatan, dengan banyak yang mengklaim wasit itu bias.

Seorang pengguna online menyebut pejabat itu “mengerikan”, menambahkan: “Itu hanya membuat keputusan yang sangat menguntungkan China.”

Korea Selatan mengajukan protes ke International Skating Union atas nasib Hwang, tetapi ditolak karena diskualifikasi karena pelanggaran aturan tidak dapat ditantang.

Hongaria juga mengajukan protes setelah Liu Shaolin Sandor menerima kartu kuning karena dua penalti di final 1000m, tetapi juga ditolak.

China telah mengumpulkan medali di atas es. (Foto oleh Elsa/Getty Images)Sumber: Getty Images

Di Beijing, tim Korea Selatan mengadakan konferensi pers untuk mengungkapkan kemarahannya.

“Saya yakin semua atlet kami bermain dengan adil dan saya yakin mereka adalah pemenangnya,” kata chef de mission Yoon Hong-geun, seraya menambahkan bahwa Korea Selatan telah menuntut pertemuan dengan Komite Olimpiade Internasional.

“Kami berharap hal-hal seperti itu tidak akan pernah terjadi lagi di masa depan.”

Media Korea Selatan juga mengecam. Itu Waktu New York melaporkan penyiar Korea SBS menayangkan segmen berjudul “Top 10 momen kecurangan terburuk oleh China” dan sebuah surat kabar di Seoul menerbitkan sebuah artikel di mana judulnya berbunyi: “Biarkan saja China mengambil semua medali.”

Berbicara sebelum konferensi pers Korea, juru bicara Komite Olimpiade Internasional Mark Adams mengatakan itu adalah “masalah lapangan” dan “tidak ada komunikasi formal” dengan tim Korea.

Skater kecepatan Korea Selatan Kwak Yoon-gy sangat marah saat memimpin dan mengutarakan pendapatnya setelah China memenangkan emas dalam estafet tim campuran.

Negara tuan rumah finis ketiga di semifinal tetapi masih melaju ke penentuan setelah Rusia (ROC) dan Amerika Serikat didiskualifikasi karena halangan dan pemblokiran, sementara Korea Selatan tersingkir di balapan yang berbeda. Kwak mengatakan China seharusnya didiskualifikasi juga.

“Melihat cara China memenangkan medali emas, saya merasa sedih karena rekan setim saya yang lebih muda harus menonton sesuatu seperti itu,” kata Kwak, menurut kantor berita Yonhap.

“Saya berpikir, ‘Apakah ini benar-benar tentang memenangkan medali emas?’ Semuanya terasa sangat hampa.

“Saya menyaksikan balapan itu berlangsung. Saya pikir China, ROC, dan AS akan dihukum. Para skater Belanda yang menontonnya bersama saya mengatakan hal yang sama.

Pemegang rekor dunia Korea Selatan Hwang Dae-heon didiskualifikasi. (Foto oleh Anne-Christine POUJOULAT / AFP)Sumber: AFP

“Tetapi ketika peninjauan berlanjut, saya pikir China akan diizinkan untuk maju. Dan ketika panggilan itu akhirnya dilakukan, saya merasa sulit untuk menerimanya.

“Jika ada negara lain selain China dalam situasi itu, saya bertanya-tanya apakah tim itu masih diizinkan mencapai final seperti itu?

“Saya merasa bisa jadi kita berada di ujung yang salah dari semua ini.

“Saya memikirkan betapa menjengkelkan dan frustasinya jika kita menjadi bagian dari itu.”

Kritik Kwak datang ketika beberapa pemain skating Cina yang berspekulasi Ren Ziwei menerima perlakuan yang baik dalam bentrokannya dengan Liu Shaolin Sandor di final 1000m putra. Ren tampak mencengkram dada Shaolin Sandor saat mereka melewati garis finis, dan hasilnya akan ditinjau ulang saat wasit memeriksa penalti lainnya.

Pemain Hungaria itu akhirnya didiskualifikasi tetapi pengguna media sosial menunjuk foto-foto pertarungan dan mempertanyakan apakah Ren – yang memenangkan emas – seharusnya dihukum karena memulai kontak dengan saingannya.

Apakah Ren Ziwei (benar) salah? Foto: Getty Images.Sumber: Getty Images

Data SGP tercepat serta komplit https://biradambirbebek.com terhadap malam ini ialah tutur kunci yang nyatanya terlalu terkenal dan juga sanggup kamu cari. bettor Singapore Pools harus mengenali tutur kunci ini agar mampu beroleh https://hlb-zambia.com/ information terlalu pembaharuan. Prediksi SGP 2021 Ahli togel SGP kita hendak kenakan information singapore yang terdapat di di dalam website ini membuat meracik prediksi Ampuh. Kamu dapat memakai prediksi itu selaku referensi https://bizoomie.com buat game ataupun bahkan didalam analisa anda