coffe

Eks Bupati Banjarnegara divonis 8 tahun penjara

Semarang (ANTARA) – Mantan Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono dijatuhi hukuman 8 tahun penjara dalam sidang kasus dugaan suap dan gratifikasi dalam berbagai proyek yang diduga melibatkan tiga perusahaan miliknya pada kurun waktu 2017 hingga 2018.

Putusan yang dibacakan Hakim Ketua Rochmad dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Kamis, lebih ringan dari tuntutan jaksa selama 12 tahun penjara.

Selain hukuman badan, hakim juga menjatuhkan hukuman denda sebesar Rp700 juta yang jika tidak dibayarkan maka akan diganti dengan kurungan selama 6 bulan.

Hakim juga tidak menjatuhkan hukuman tambahan berupa pembayaran yang pengganti kerugian negara sebesar Rp26,02 miliar sebagaimana tuntutan jaksa.

Baca juga: KPK panggil 10 saksi terkait dugaan pencucian uang Budhi Sarwono

Baca juga: Bupati Banjarnegara dituntut 12 tahun penjara

Dalam putusan-nya, hakim menyatakan terdakwa terbukti melanggar Pasal 12 huruf i Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi pada dakwaan pertama.

Sementara terhadap dakwaan kedua, melanggar Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, hakim menyatakan tidak terbukti.

“Menyatakan terdakwa tidak terbukti bersalah melanggar dakwaan kedua. Membebaskan terdakwa dari dakwaan kedua,” katanya dalam sidang yang digelar secara hibrida tersebut.

Dalam pertimbangannya, hakim menyatakan terdakwa tidak mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme. “Terdakwa tidak mengakui perbuatannya,” tambahnya.

Menurut dia, meski tak lagi menjabat sebagai direktur di PT Bumi Rejo, PT Sutikno Tirta Kencana dan PT Buton Tirto Baskoro, setelah menjabat sebagai bupati, terdakwa terbukti tetap membantu menjalankan perusahaan-perusahaan itu.

“Secara tidak langsung terdakwa masih terlibat dalam pengelolaan perusahaan tersebut,” tuturnya.

Baca juga: Bupati Budhi Sarwono sebut tak pernah terima “fee” dari kontraktor

Terdakwa melalui orang kepercayaannya, Kedi Afandi, yang juga diadili dalam perkara ini melakukan pengaturan sedemikian rupa terhadap para kontraktor yang mengikuti lelang pekerjaan di Dinas PUPR Kabupaten Banjarnegara itu.

Sementara berkaitan dengan penerimaan gratifikasi, hakim menilai terdakwa tidak menerima uang yang diberikan melalui Kedi Afandi tersebut.

Atas putusan tersebut, baik jaksa penuntut umum maupun terdakwa sama-sama menyatakan pikir-pikir.

Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Redaktur: Chandra Hamdani Noor
HAK CIPTA © ANTARA 2022

keluaran sgp lengkap barangkali seringkali disalah artikan oleh para bettor hanya sedia kan no keluaran hk sepanjang tahun ini saja. Akan tetapi tidak bagi kami, Karena seluruh hasil keluaran hk hari ini dan termasuk nomor pengeluaran hk kemarin dan yang paling lama selalu kita sediakan. Peranan mutlak information hk harian dalam menunjang bettor memenangkan togel hongkong jadi fokus utama kami. Bahkan berdasarkan pengakuan para togelers profesional, Kami sadar terkandung beberapa langkah mencari angka main hongkong hari ini hanya menggunkan information hk harian saja. Dimana lebih dari satu besar pemain mengaku selamanya sukses mendapatkan bocoran hk yang akan terlihat malam ini bersama melihat knowledge hk prize paling lengkap.