sinar

Inflasi, kegelisahan investor, krisis Ukraina membebani prospek pertumbuhan Eropa


Melonjaknya harga diperkirakan akan membatasi pertumbuhan ekonomi di Eropa tahun ini, dengan perkiraan produk domestik bruto untuk tahun 2022 diturunkan di seluruh benua.

Harga di Eropa mulai naik akhir tahun lalu, sebagian besar didorong oleh masalah rantai pasokan.

Tetapi konflik antara Rusia dan Ukraina, yang dimulai pada akhir Februari, berdampak langsung pada harga energi, memberikan tekanan lebih lanjut pada harga untuk transportasi, industri, makanan, dan pemanas.

Harga konsumen di zona euro naik rata-rata 8,1 persen pada Mei, tingkat tahunan tertinggi sejak penciptaan mata uang bersama pada 1999, Eurostat, kantor statistik Uni Eropa (UE), mengatakan pada Selasa.

Angka tersebut lebih tinggi dari rekor sebelumnya 7,4 persen yang ditetapkan sebulan sebelumnya, dan juga melampaui perkiraan konsensus kenaikan 7,8 persen untuk Mei.

Di zona euro, biaya energi 39,2 persen lebih tinggi dari tahun sebelumnya, kata Eurostat.

Tren ini berdampak pada prospek pertumbuhan Eropa, terutama di zona euro.

Pekan lalu, lembaga pemeringkat Moody’s menurunkan perkiraan pertumbuhan 2022 untuk zona euro menjadi 2,3 persen dari 2,5 persen. Moody’s mengidentifikasi krisis di Ukraina sebagai pendorong utama di balik penurunan prospek pertumbuhan.

Sementara itu, negara-negara anggota Uni Eropa pada Senin malam memutuskan untuk melarang sekitar 90 persen impor minyak Rusia pada akhir tahun. Hal ini membuat para investor bingung di pusat-pusat ekonomi utama Eropa, dengan indeks pasar saham blue chip di Frankfurt, Madrid, Milan dan Paris semuanya mengakhiri hari perdagangan Selasa setidaknya 0,7 persen lebih rendah.

Christine Lagarde, presiden Bank Sentral Eropa (ECB), menulis dalam sebuah posting blog pada 23 Mei bahwa suku bunga dalam mata uang euro kemungkinan akan dinaikkan tahun ini.

“Berdasarkan prospek saat ini, kami kemungkinan akan berada dalam posisi untuk keluar dari suku bunga negatif pada akhir kuartal ketiga,” tulis Lagarde.

“Jika ekonomi kawasan euro terlalu panas sebagai akibat dari kejutan permintaan yang positif, masuk akal jika suku bunga kebijakan dinaikkan secara berurutan di atas tingkat netral,” baca posting tersebut.

Situasi di Italia sangat sulit. Institut Statistik Nasional (ISTAT) negara itu melaporkan pada hari Selasa bahwa ekonomi Italia tumbuh sebesar 0,1 persen pada kuartal pertama tahun 2022 terhadap perkiraan awal kontraksi 0,2 persen.

Namun perkiraan ISTAT untuk pertumbuhan ekonomi untuk tahun ini secara keseluruhan hanya 2,6 persen, dibandingkan dengan perkiraan setinggi 4,7 persen sebelum dimulainya konflik di Ukraina.

Ini sesuai dengan perkiraan Moody. Dalam laporan terbaru ekonomi Eropa, Moody’s memperkirakan ekonomi Italia akan tumbuh 2,3 persen tahun ini, turun dari perkiraan sebelumnya 3,2 persen.


Di web ini, kami menanggung dan selamanya memprioritaskan kepuasan para bettor didalam beroleh pengeluaransdy.Salah satunya adalah bersama sediakan result pengeluaran sdy hari ini tercepat dan terakhir secara terus menerus dan pas waktu. Semua update teranyar untuk no pengeluaran sidney prize 2021 mampu kalian nikmati terhadap jam 14.00 WIB atau jam 2 siang. Dengan menambahkan hasil result sdy tercepat maka para bettor tidak mesti lagi tunggu benar-benar lama.