coffe

Jampidmil sita aset terdakwa korupsi TWP TNI AD senilai Rp54,5 miliar

Jakarta (ANTARA) – Jaksa agung Muda Pidana Militer Kejaksaan Agung menyita aset milik terdakwa kasus dugaan korupsi Dana Tabungan Wajib Perumahan TNI AD (TWP TNI AD) periode 2013-2020 senilai Rp54,5 miliar.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan, Ketut Sumedana, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu, mengatakan, upaya Tim Pelacakan Aset pada tahap penyidikan telah berhasil melacak dan mengamankan aset yang ada pada para terdakwa dan pihak-pihak lain berupa harta benda bergerak dan tidak bergerak, serta surat berharga berupa investasi saham di perusahaan pembiayaan.

Baca juga: Hakim tolak eksepsi dua terdakwa kasus Tabungan Wajib Perumahan TNI AD

“Total nilai sementara yang diamankan sebesar Rp54,5 miliar,” kata dia.

Lebih lanjut, ia mengatakan, Tim Pelacakan Asset akan menginventarisasi aset yang sudah berhasil diamankan dan berkoordinasi untuk upaya pelacakan aset lain.

Upaya ini sebagai tindak lanjut arahan panglima TNI dan kepala staf TNI AD selaku perwira penyerah perkara, bahwa harus dilakukan pelacakan aset korupsi TWP TNI AD untuk dikembalikan kepada prajurit.

Baca juga: Kuasa hukum minta kasus korupsi TWP AD diproses di pengadilan tipikor

Tim Penyidik Koneksitas yang terdiri dari oditur, Pusat Polisi Militer TNI AD, dan jaksa, lanjut dia, akan terus melakukan upaya pelacakan aset yang terkait langsung dan tidak langsung dengan para terdakwa.

“Termasuk yang ada pada pihak ketiga sebagai upaya untuk dapat mengembalikan kerugian prajurit,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, ada beberapa aset di antaranya berstatus telah dilimpahkan kepada oditur militer sebagai barang bukti dalam persidangan di Pengadilan Militer Tinggi dengan Tim Penuntut terdiri dari oditur militer Tinggi didampingi jaksa yang bersidang.

Baca juga: Penyidik Koneksitas tahan purnawirawan TNI AD terkait korupsi TWP AD

“Terdapat barang bukti berupa saham dimana nilai pembelian oleh terdakwa Brigadir Jenderal TNI Yus Adi Kamrullah sebesar Rp 25 miliar,” ujar dia.

Dalam perkara ini, telah ditetapkan dua orang terdakwa, Kamrullah dan Ni Putu Purnamasari. Keduanya saat ini dalam tahap persidangan di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta.

Sementara itu, dari hasil penyidikan Tim Penyidik Koneksitas dan berdasarkan penghitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan serta penelusuran Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, terungkap ada kerugian keuangan negara sebesar Rp133 miliar.

Baca juga: Penyidik koneksitas tetapkan 1 anggota TNI tersangka korupsi TWP AD

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Thing P Marboen
HAK CIPTA © ANTARA 2022

hasil spg mungkin seringkali disalah artikan oleh para bettor hanya sediakan no keluaran hk selama tahun ini saja. Akan namun tidak bagi kami, Karena semua hasil keluaran hk hari ini dan juga nomer pengeluaran hk tempo hari dan yang paling lama selalu kami sediakan. Peranan mutlak knowledge hk harian di dalam membantu bettor memenangkan togel hongkong menjadi fokus utama kami. Bahkan berdasarkan pengakuan para togelers profesional, Kami sadar terdapat sebagian cara mencari angka main hongkong hari ini hanya menggunkan information hk harian saja. Dimana lebih dari satu besar pemain mengaku tetap sukses menemukan bocoran hk yang dapat keluar malam ini bersama dengan memandang data hk prize paling lengkap.