sinar

Korban Pembantaian Nanjing meninggal, hanya 56 yang masih hidup


Wu Jiying, seorang yang selamat dari Pembantaian Nanjing, meninggal pada Rabu pagi di usia 98 tahun.

Kematiannya mengurangi jumlah korban yang terdaftar menjadi 56, menurut Aula Peringatan Korban Pembantaian Nanjing oleh Penjajah Jepang.

Pembantaian Nanjing terjadi ketika pasukan Jepang merebut kota China timur pada 13 Desember 1937. Selama enam minggu, mereka membunuh sekitar 300.000 warga sipil China dan tentara tak bersenjata dalam salah satu episode paling kejam dari Perang Dunia II.

Ketika dia baru berusia sepuluh tahun, Wu dijual ke sebuah keluarga di Nanjing untuk menjadi pembantu oleh ayahnya yang terlilit hutang. Dia ditikam oleh dua tentara Jepang di kaki kanannya selama pembantaian. Dia akhirnya selamat dengan berpura-pura mati di antara mayat di sebuah rumah.

Wu ditemukan oleh ayahnya kemudian dan mereka kembali ke kampung halaman mereka sekitar 50 km dari Nanjing, di mana dia menikah dan menjadi ibu dari enam anak.

Pada tahun 2014, badan legislatif tertinggi China menetapkan 13 Desember sebagai hari peringatan nasional bagi para korban Pembantaian Nanjing.

Pemerintah China telah menyimpan kesaksian para penyintas, yang direkam dalam dokumen tertulis dan rekaman video. Catatan pembantaian ini terdaftar oleh UNESCO dalam Memory of the World Register pada tahun 2015.


Di web site ini, kita menanggung dan selamanya memprioritaskan kepuasan para bettor di dalam memperoleh pengeluaran sydney.Salah satunya adalah bersama dengan menyediakan result pengeluaran sdy hari ini tercepat dan terbaru secara terus menerus dan tepat waktu. Semua update terakhir untuk nomor pengeluaran sidney prize 2021 sanggup kalian menikmati terhadap jam 14.00 WIB atau jam 2 siang. Dengan memberi tambahan hasil result sdy tercepat maka para bettor tidak perlu ulang menanti terlampau lama.