coffe

KPK amankan bukti dokumen proyek saat penggeledahan di Ambon

Jakarta (ANTARA) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengamankan bukti berupa dokumen proyek hingga catatan aliran uang dari penggeledahan sejumlah lokasi di Kota Ambon, Maluku.

Penggeledahan telah dilakukan pada Kamis (19/5) ini dalam penyidikan kasus dugaan suap terkait persetujuan izin prinsip pembangunan cabang ritel tahun 2020 di Kota Ambon dengan tersangka Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy (RL) dan kawan-kawan.

“Dari beberapa lokasi dimaksud, ditemukan dan diamankan bukti antara lain berbagai dokumen proyek hingga catatan aliran uang serta alat elektronik yang diduga kuat memiliki keterkaitan erat dengan perkara ini,” ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat.

Sejumlah lokasi yang digeledah tersebut, yakni ruang kerja kepala dinas dan ruang sekretaris serta ruang staf Dinas PUPR Kota Ambon, beberapa ruangan di Kantor Dinas Pendidikan Kota Ambon, beberapa ruangan di Kantor Inspektorat Kota Ambon.

Baca juga: KPK panggil 19 saksi terkait kasus Wali Kota Ambon

Selanjutnya, beberapa ruangan di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Ambon, rumah kediaman yang beralamat di Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, dan rumah kediaman yang beralamat di Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

“Selanjutnya, segera dilakukan analisis menyeluruh atas bukti-bukti ini yang kemudian disita untuk melengkapi berkas perkara termasuk pula akan dikonfirmasi pada para tersangka,” katanya.

KPK telah menggeledah beberapa lokasi untuk mencari bukti tambahan terkait kasus dugaan suap tersebut.

Pada Jumat (13/5), KPK menggeledah kantor PT Midi Utama Indonesia (MID) Tbk Cabang Ambon di Kota Ambon. Dari lokasi itu, ditemukan dan diamankan berbagai bukti di antaranya dokumen dan juga alat elektronik.

Berikutnya pada Selasa (17/5), KPK menggeledah sejumlah ruang di lingkungan perkantoran Pemkot Ambon pada gedung A, gedung B, gedung C dan gedung D.

Baca juga: KPK geledah sejumlah lokasi di Ambon

Adapun ruang yang digeledah, yaitu ruang kerja tersangka Richard, ruang kerja Sekretariat Wali Kota Ambon, ruang kerja Kepala Dinas dan Sekretariat Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, ruang kerja kepala dinas dan staf kantor Dinas Perhubungan, ruang kerja kepala dinas dan staf kantor BPKAD, dan beberapa ruangan kerja di kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.

Dari beberapa lokasi itu, ditemukan dan diamankan berbagai bukti sejumlah dokumen terkait keuangan termasuk catatan aliran sejumlah uang dan bukti alat elektronik.

Lalu, KPK juga telah menggeledah kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan DPMPTSP Kota Ambon pada Rabu (18/5).

Tim penyidik menemukan dan mengamankan berbagai dokumen terkait berbagai usulan dan persetujuan izin proyek disertai catatan dugaan penentuan nilai “fee” proyek dari dua lokasi tersebut.

Terkait kasus tersebut, KPK menetapkan tiga tersangka, dua di antaranya selaku penerima suap ialah Richard Louhenapessy (RL) dan Staf Tata Usaha Pimpinan Pemkot Ambon Andrew Erin Hehanusa (AEH), dan seorang tersangka lain sebagai pemberi suap yaitu Amri (AR) dari pihak swasta/karyawan Alfamidi Kota Ambon.

Baca juga: KPK temukan catatan dugaan penentuan “fee” proyek Wali Kota Ambon

Pewarta: Benardy Ferdiansyah
Editor: Joko Susilo
HAK CIPTA © ANTARA 2022

sgp hari ini keluaran kemungkinan seringkali disalah artikan oleh para bettor hanya menyediakan nomer keluaran hk selama tahun ini saja. Akan namun tidak bagi kami, Karena semua hasil keluaran hk hari ini dan juga nomer pengeluaran hk kemarin dan yang paling lama selamanya kami sediakan. Peranan penting data hk harian dalam mendukung bettor memenangkan togel hongkong jadi fokus utama kami. Bahkan berdasarkan pernyataan para togelers profesional, Kami jelas terkandung lebih dari satu cara mencari angka main hongkong hari ini cuma menggunkan data hk harian saja. Dimana lebih dari satu besar pemain mengaku selamanya berhasil menemukan bocoran hk yang bakal muncul malam ini dengan menyaksikan knowledge hk prize paling lengkap.