coffe

Polisi ungkap pengunggah foto syur di media sosial

Mataram (ANTARA) – Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengungkap peran pengunggah foto syur seorang perempuan berinisial M (39) asal Kabupaten Lombok Barat, di media sosial Facebook.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Mataram Komisaris Polisi Kadek Adi Budi Astawa di Mataram, Kamis, mengatakan pengunggah foto syur tersebut berinisial S (29), asal Narmada, Kabupaten Lombok Barat.

“Jadi, pelaku ini yang mengunggah melalui akun palsu dengan nama ‘Cinta Suci’. Setelah kami telusuri, akun tersebut terkoneksi dengan nomor telepon milik pelaku,” kata Kadek Adi.

Baca juga: Polres selidiki kasus tersebarnya foto syur kades di Rote Ndao

Dengan adanya bukti tersebut, polisi menangkap S di rumahnya. Telepon genggam, akun palsu pelaku beserta bukti unggahan foto syur di media sosial Facebook turut disita.

Kasus ini terungkap, jelas Kadek Adi, berawal dari laporan korban M. Dalam laporan tersebut, M mengaku sudah menjadi korban pelecehan akibat unggahan dari akun “Cinta Suci” tersebut.

“Penyelidikan pun kami lakukan dengan meminta keterangan ahli bahasa dan ahli ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik),” ujarnya.

Karena itu dari hasil gelar perkara, Kadek Adi meyakinkan bahwa perbuatan S telah memenuhi unsur pidana sesuai yang diatur dalam Pasal 27 ayat 1 Juncto Pasal 45 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 19/2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Baca juga: Akademisi jelaskan panduan gunakan medsos hindari kejahatan siber

“Sesuai ketentuan pidana yang diatur dalam Pasal 45 ayat 1, tersangka dalam kasus ini terancam pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda Rp1 miliar,” ucap dia.

Dari hasil pemeriksaan S yang kini menjadi tersangka tersebut, pihak kepolisian berhasil mengungkap motif pelaku mengunggah foto syur korban.

Kepada polisi, S mengaku pernah menjalin asmara dengan korban. Namun hubungan S dengan M hanya berjalan hingga dua bulan.

“Karena tidak terima diputuskan oleh korban, pelaku mentransmisikan foto syur hasil cuplikan ‘video call’ dengan korban saat masih pacaran melalui akun palsu itu, ‘Cinta Suci’,” kata Kadek Adi.

Baca juga: Pemeran pria di video Dea OnlyFans tidak bisa dijerat UU Pornografi

Pewarta: Dhimas Budi Pratama
Editor: Joko Susilo
HAK CIPTA © ANTARA 2022

pngeluaran sgp kemungkinan seringkali disalah artikan oleh para bettor cuma sedia kan nomer keluaran hk sepanjang tahun ini saja. Akan tetapi tidak bagi kami, Karena semua hasil keluaran hk hari ini dan terhitung no pengeluaran hk kemarin dan yang paling lama selalu kita sediakan. Peranan mutlak data hk harian di dalam menunjang bettor memenangkan togel hongkong jadi fokus utama kami. Bahkan berdasarkan pengakuan para togelers profesional, Kami memahami terdapat sebagian cara melacak angka main hongkong hari ini cuma menggunkan knowledge hk harian saja. Dimana beberapa besar pemain mengaku selamanya berhasil mendapatkan bocoran hk yang dapat keluar malam ini dengan memandang information hk prize paling lengkap.