totohk

Pulang | Ian Edelman di Doha

Kami menghabiskan malam tahun baru di Qatar. Kami terbang pada tanggal 31 Desember dan menghabiskan beberapa hari di Doha dalam perjalanan ke dan dari Australia selama bulan Januari. Sudah lebih dari satu setengah tahun yang lalu sejak kami meninggalkan Qatar. Memutus perjalanan panjang ke Melbourne membuat perjalanan ke Australia jauh lebih mudah, tetapi juga berarti saya bisa bertemu dengan teman dan kolega lama.

Rasanya seperti pulang ke rumah, tiba di bandara Hamad dan kembali ke pemandangan, suara, dan aroma Doha yang sudah dikenal. Pada malam pertama, setelah makan di Souq, saya sejenak mulai menuju ke tempat parkir bawah tanah untuk pergi ke Al Sadd, sebelum menyadari bahwa saya telah menjual mobil dan mengosongkan apartemen, tidak memiliki izin penduduk dan tidak lagi tinggal di Qatar sejak Juni 2016.

Tidak ada yang berubah, namun semuanya telah berubah. Perjalanan dari bandara benar-benar akrab seperti uang kertas Riyal yang saya bayarkan ke sopir taksi. Sedikit yang tampak berubah selain banyak gambar besar dari gedung Emir yang menghiasi gedung dan versi yang lebih kecil di jendela belakang pada kapal penjelajah darat. Taman Al Bidda selesai, Musherib terlihat lebih dekat dengan penyelesaian, beberapa bundaran lagi telah diganti dengan persimpangan dan paving lama yang rusak di sepanjang Corniche sedang diganti.

Qatar Airways tampaknya tidak lagi menawarkan malam hotel gratis selama singgah, tetapi tarif kamar sangat rendah, mungkin mencerminkan kelebihan pasokan tempat tidur setelah blokade Saudi. Mereka juga, entah kenapa, membatasi waktu di Qatar dalam perjalanan pulang, yang berarti bahwa kami dibatasi hanya 20 jam singgah dalam perjalanan pulang tetapi berhasil tiga hari di jalan keluar.

Sebuah artikel di surat kabar Independen pada bulan Februari menggambarkan Qatar sebagai “negara paria internasional”. Saya tidak yakin apa yang terjadi di sini karena Qatar, meskipun tidak sempurna, tidak menunjukkan perilaku tercela Myanmar kepada Rohingya misalnya. Qatar tidak berbeda dengan negara-negara lain di Teluk Arab, jadi saya tidak mengerti mengapa itu dipilih. Apa yang saya katakan adalah bahwa saya masih merasakan kesetiaan kepada Negara Qatar meskipun telah pergi selama 18 bulan.

Saya bermaksud untuk kembali saat berikutnya kita dapat menggunakan Doha sebagai persinggahan. Tidak yakin kapan tetapi saya pasti akan kembali.

tautan permanen

Itulah information prediksi totohk yang akan dirangkum tiap tiap hari jadi data hk master. Nomor togel hongkong yang dapat kamu menyaksikan amat lengkap. Data hk sudah menjadi diisi pada tahun pertama kali togel hongkong hadir. Lewat tabel information hk tersebut maka informasi perihal no togel hkg sangatlah lengkap.